KAMI HADIR DENGAN 5 JAMINAN PASTI - OBATNYA LENGKAP - HARGANYA RELATIF MURAH - HANYA MENJUAL OBAT ASLI - LAYANAN KONSULTASI APOTEKER GRATIS - TERSEDIA LAYANAN ANTAR - HOTLINE CALL: 0852-1841-1941



Friday, March 27, 2015

Cuaca Yang berubah-Ubah Sering Membuat Kita Sakit, Benarkah ?!


Setiap kali terserang suatu penyakit, orang cenderung punya sesuatu untuk disalahkan. “Ini pasti gara-gara makanan yang kubeli kemarin”, “ini pasti aku tertular si Bayu”. Salah satu kambing hitam yang paling sering dilibatkan adalah cuaca. “Cuaca nya tak menentu sih, makanya aku sakit”.  
Benarkah cuaca yang berubah-ubah membuat kita sakit?

Saat ini, aturan musim panas dan musim hujan tidak berlaku lagi, setidaknya di negara kita ini. Kadang di siang hari begitu teriknya sampai-sampai kita bercucuran keringat, tetapi menjelang malam hujan serta merta menerjang, bahkan sampai mengakibatkan banjir. Begitu seterusnya, cuaca berubah-ubah tanpa kejelasan, fenomena ini disebut anomali cuaca.

Perubahan suhu mengakibatkan penurunan kondisi tubuh yang tiba-tiba, belum lagi jika banyak uap dari debu yang kering yang mudah terbawa udara, perubahan ini diikuti bakteri dan virus yang menyebar dengan leluasa. Akibatnya, ketika sistem pertahanan tubuh kita turun ditambah dengan agen infeksius yang merajarela, otomatis kita mudah terserang penyakit. 

Lalu adakah yang bisa kita lakukan? Tentunya ada, misalnya:
  1. Tingkatkan kondisi kesehatan tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi.
  2. Pastikan Anda cukup beristirahat, tidurlah 7-8 jam sehari jika dapat.
  3. Minum suplemen seperti vitamin C untuk meningkatkan pertahanan tubuh
  4. Lakukan olahraga secara rutin, minimal 3 kali dalam seminggu selama 30 menit 
  5. Hindari terkena air hujan secara langsung
  6. Jaga kebersihan lingkungan agar lingkungan kita tidak kondusif untuk tumbuh kembang bakteri dan virus 
Ikutilah langkah-langkah di atas, ketika pertahanan kita baik, seberapapun cuaca berubah –ubah tidak ada yang perlu kita kuatirkan.

Saturday, March 21, 2015

Dampak dan Bahaya Diabetes Melitus


Apa itu diabetes?
Pertama, untuk memulai hidup sehat dengan diabetes, Anda harus memahami pengertian dari diabetes.  Salah satu mekanisme terjadinya penyakit diabetes adalah kerusakan sel pankreas yang kerjanya mengeluarkan insulin. Insulin merupakan enzim yang dibutuhkan oleh sel tubuh kita untuk mengambil glukosa, yang merupakan sumber energi utama tubuh. 

Untuk memudahkan anda memahami penyakit ini, mari simak perumpamaan ini. Analogi yang mudah dipahami adalah insulin seperti pom bensin yang berfungsi memasukkan bensin berupa glukosa ke dalam mesin tubuh kita. Tentu tanpa insulin, sel tubuh kita akan kekurangan sumber energi yaitu glukosa. Gluksoa yang tidak dapat masuk ke sel tubuh akan menumpuk di darah sehingga menyebabkan ciri khas dari penyakit diabetes yaitu kadar gula darah yang tinggi.

Penyakit diabetes melitus sering disebut juga The Silent Killer atau Pembunuh Secara Diam-Diam karena biasanya penderita tidak merasakan gejala berarti dan ketahuan penyakitnya setelah parah. Penyakit diabetes melitus penyebab kematian nomor 6 di dunia. 

Di Indonesia diabetes melitus (DM) merupakan ancaman serius bagi pembangunan kesehatan, karena dapat menimbulkan kebutaan, gagal ginjal, kaki diabetes (gangrene) sehingga harus diamputasi, penyakit jantung dan stroke. Sekitar 1,3 juta orang meninggal akibat diabetes dan 4% meninggal sebelum usia 60 tahun. Diabetes melitus merupakan salah satu jenis penyakit yang dapat dikatakan sering merenggut nyawa manusia karena pola makan dan gaya hidupnya.  Salah satu penyebab Diabetes adalah kurangnya pencatatan dan pemantauan kondisi gula darah, sehingga menyebabkan seseorang tidak tanggap terhadap kondisi gula darahnya. Adapun masalah paling utama sesorang tidak melakukan pemantaun gula darah adalah sering mengalami kelupaan melakukan pencatatan karena kurang peduli atau disiplin.


Risiko kesehatan diabetes
Diabetes dapat menyebabkan berbagai komplikasi penyakit di masa depan. Salah satu mekanisme terjadinya komplikasi pada pasien diabetes adalah keadaan gula darah yang berlebihan di dalam darah dapat merusak dinding pembuluh darah. Apabila penyakit ini tidak terkontrol dengan baik maka terdapat beberapa penyakit yang dapat terjadi, seperti:
  • Penyakit jantung
  • Stroke
  • Kerusakan saraf
  • Luka yang sulit sembuh
  • Kebutaan karena penyakit retina mata

Seiring perkembangan waktu, seseorang telah melupakan betapa pentingnya mengatur pola hidup sehat. Seseorang lebih mementingkan pekerjaannya daripada melakukan pemeriksaan gula darahnya. Padahal penyakit Diabetes melitus merupakan salah satu jenis penyakit yang dapat dikatakan sering merenggut nyawa manusia ( kematian ). Seseorang yang menderita diabetes harus melakukan pengontrolan terhadap gula darahnya, mengatur kembali gaya hidup sehat disertai dengan pola makan yang teratur. Tentu saja sangat merepotkan bagi penderita diabetes yang memiliki kegiatan super padat. Hal ini dapat disiasati dengan datang di apotek terdekat untuk melakukan pencatatan gula darah ataupun konsultasi langsung dengan dokter.

Seseorang dianggap menderita diabetes melitus atau kencing manis jika kadar gula darahnya melebihi 126 mg/dl (puasa) atau 200 mg/dl (tidak puasa). Meski demikian, biasanya penderita diabetes baru merasakan gejala diabetes setelah gula darahnya melewati 270 mg/dl. Oleh sebab itu, untuk pencegahan terbaik sebaiknya tidak mengandalkan gejala-gejala diabetes untuk mendeteksi penyakit tersebut pada tubuh kita. Sebaiknya langsung tes gula darah anda mulai usia 35 tahun keatas, bagi penderita diabetes sekarang sudah banyak tips cara pengobatan alami dan aman dalam mengatasi diabetes melitus salah satunya adalah dengan konsumsi ekstrak teripang, berdasarkan penelitian ekstrak teripang efektif dalam mengobati diabetes melitus. Dengan pola hidup terkontrol seorang penderita diabetes bisa hidup normal, sudah banyak buktinya jadi semua itu tergantung komitmen kita untuk hidup sehat.

Cara hidup sehat dengan diabetes
Walaupun diabetes dapat meningkatkan risiko Anda menderita berbagai penyakit seperti yang dipaparkan diatas, Anda tidak perlu takut karena terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan risiko terjadinya penyakit tersebut. Selain pengobatan dan kontrol rutin ke dokter, ada beberapa langkah kunci untuk mencegah komplikasi diabetes.
  • Jaga berat badan
Berat badan yang ideal akan membantu Anda menjaga kestabilan gula darah, tekanan darah dan kolesterol.
  • Makanan yang sehat
Pola makan yang disarankan adalah pola diet rendah lemak, garam dan gula. Namun bukan berarti Anda tidak boleh makan gula sama sekali. Makanlah gula dan berlemak dalam porsi sedang.
  • Jangan merokok
Merokok meningkatkan risiko Anda untuk menderita penyakit jantung dan stroke. Jadi jika Anda merokok, carilah bantuan dan berhentilah merokok sekarang!
  • Olahraga
Olahragalah teratur dengan durasi minimal 30 menit setiap hari, lima kali seminggu. Olahraga rutin membantu Anda untuk tetap sehat dan menjaga berat badan tetap ideal. Olahraga bukan berarti Anda harus tergabung dalam gym atau tempat fitness yang mahal, karena terdapat berbagai cara lain untuk berolahraga. Olahraga sederhana dapat berupa berlari, bermain bersama anak Anda atau aktivitas lain yang meningkatkan denyut jantung Anda.

Sudahkah anda cek Gula Darah 3 atau 6 bulan sekali ??! klik disini